Tanggap Darurat Pemkab MBD Terkendala Warning BMKG

87News.com,Ambon – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya telah menyurati Camat Damer dan semua kepala desa di Kecamatan tersebut, untuk melalukan tanggap darurat, menyusul ada larangan berlayar di wilayah Kabupaten MBD, yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Sehingga tanggap darurat yang mestinya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten MBD menjadi tertunda.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Bencana Kabupaten MBD, Dalma Eoh, saat dihubungi delapan7news.com via saluran telepon, Kamis (30/6).

“Pemerintah Kabupaten MBD telah mengeluarkan surat kepada Camat Damer, yang menginstruksikan kepada camat dan seluruh kepala desa, untuk melakukan tanggap darurat kepada warga desa Wulur. Karena tanggap darurat dari Kabupaten belum bisa dilakukan berkaitan dengan adanya larangan berlayar dari BMKG Maluku, ” jelas Dalma.

Dalma juga menyampaikan, saat ini bantuan kepada warga desa Wulur yang terdampak musibah bencana datang dari beberapa desa tetangga dan juga bantuan dari individu. Sedang, warga yang terdampak bencana saat ini telah ditampung di rumah warga yang tidak terdampak dan balai desa.

“Mereka yang terdampak saat ini ditampung di rumah warga yang tidak terdampak dan juga balai desa, ” jelas Dalma.

Dalma Eoh juga mengatakan, akibat tingginya curah hujan di Kabupaten MBD, bencana banjir bukan saja menghantam desa Wulur, namun juga ada beberapa desa lain. Namun pihaknya belum mendapat informasi pasti terkait bencana tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat intensitas hujan yang tinggi dengan durasi yang panjang, menyebabkan terjadinya banjir dan longsor, yang menimpa desa Wulur di kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Informasi yang diterima delapan7news.com menyebutkan, sejak beberapa hari lalu hujan deras mengguyur desa Wulur yang menyebabkan terjadinya longsoran pada badan gunung yang berada di belakang desa Wulur.

Material longsoran berupa tanah dan batu yang terbawa banjir langsung menghantam rumah warga desa Wulur.

Disebutkan sedikitnya 10 rumah warga desa Wulur tertimbun material longsoran yang terbawa banjir. Walau begitu, akibat banjir dan longsor tersebit tidak menimbulkam korban jiwa korban jiwa.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.