SP2D OK Produk Jitu BKAD MBD

  • Whatsapp

87News.com,Tiakur – Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, Rabu (1/9) kemarin pelakukan peluncuran SP2D OK yang merupakan inovasi terbaru dari Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Maluku Barat Daya. Peluncuran SP2D OK berlangsung di ruang rapat Kantor BKAD MBD, yang disertai dengan penandatanganan Mou implementasi SP2D OK antara Pemkab MBD dengan Dirut PT. Bank Maluku-Malut, serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku.

Inovasi baru dari BKAD MBD merupakan bagian dari implementasi dari visi Bupati MBD yakni terwujudnya MBD sejahtera, mandiri, berdaya saing berbasis sumberdaya lokal berdasarkan kearifan lokal dalam wadah NKRI yang Berbineka Tunggal Ika.

Selain SP2D OK BKAD MBD juga meluncurkan Klinik Keuangan, yang berfungsi sebagai tempat pelayanan dan layanan konsultasi pengelolaan keuangan apabila terdapat kendala terakait pengelolaan keuangan.

“Pemerintah Kabupaten MBD saat ini telah membuka beberapa layanan aplikasi, Klinik Keuangan, Aplikasi SP2D Online, Aplikasi Jemput Bola (Jebol) Kepala Desa, dan Aplikasi Simda Gaji Online, yang seluruhnya bekerjasama dengan PT Bank Maluku Cabang Tiakur, jelas Buapti Noach.

Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Maluku, Amran Junaidi, berharap peluncuran produk SP2D OK oleh BKAD MBD ini dapt membuat pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten MBD lebih trasparan, akuntabel, cepat dan tanpa ada kesalahan.

“Kabupaten MBD Sudah melaksanakan aplikasi Simda, sehingga mendapat WTP. Di tahun 2022, harapan saya agar tetap mempertahankan prestasi tersebut di tahun-tahun yang akan datang. Kami dari Pihak BPKP akan selalu membantu Pemda untuk mencapai visi-misi terkait sistem kerja secara online,” ungkapnya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten MBD, Obed H. Y. Kuara mengatakan SP2D OK tersistem dalam terapannya, dimana hasil inputan yang dilakukan setiap OPD sudah terkoneksi dengan bank sehingga dapat meminimalisir kesalahan penginputan. Selain itu proses pencairan dana lebih cepat dilakukan.

“Dengan adanya SP2D OK kondisi keuangan daerah dapat terpantau setiap waktu dan tidak terjadi lagi kesalahan penginputan, “ pungkas Kuara.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *