Gratifikasi Tagop, Penyidik KPK Sita Dokumen Dari Kantor dan Pendopo Bupati Bursel

  • Whatsapp

87News.com,Ambon – Pasca ditetapkannya mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Soedarsono Soulissa sebagai tersangka oleh penyidik KPK, penyidik terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan gratifikasi yang melibarkan mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa.

Hari ini, Rabu (19/1) di Kantor Bupati Buru Selatan, penyidik KPK dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat Brimob melakukan penggeledahan, guna mencari barang bukti terkait kasus gratifikasi Tagop. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi yang melakukan pemeriksaan di kantor Bupati Buru Selatan, langsung menggeledah ruang kerja Bupati, ruang kerja Wakil Bupati dan ruang kerja Bagian Keuangan.

Penggeledahan oleh penyidik KPK di Kantor Bupati Buru Selatan ini berlangaung sekitar pukul 11.00 WIT dan baru berakhir sekitar pukul 19.00 WIT. Dari kantor Bupati penyidik KPK menyita sejumlah dokumen yang disimpan dalam beberapa koper dan langsung menuju mobil tanpa memberikan pernyataan kepada awak media yang telah menunggu di halaman kantor tersebut.

Tidak hanya di Kantor Bupati, penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di pendopo Bupati Buru Selatan. Namun belum diketahui apa apa saja yang disita penyidik KPK dari pendopo Bupati tersebut.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari KPK, terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di Kantor Bupati dan Pendopo Bupati Buru Selatan ini.

Sebelumnya, dua hari lalu beredar surat panggilan dari penyidik KPK kepada Rismawan Andrianto, mantan site manager PT. Dharma Bakti Abadi, dengan nomor Spgl/311/DIK.01.00/23/01/2022 tanggal 13 Januari 2022 yang ditanda tangani oleh Didik Agung Widjanarko sebagai Direktur Bidang Penindakan dan Eksekusi yang juga adalah Plt Direktur Penyidikan di KPK.

Surat panggilan tersebut dilayangkan penyidik KPK, terkait dugaan gratifikasi proyek jalan dalam kota Namrole tahun 2015 dengan tersangka Tagop Sudarsono Souisa, tersangka Richard Kasman dan tersangka Ivana Kwelju.(**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *