Di Babar Timur Dua Desa Terendam Banjir, Akses Jalan Juga Terputus

87News.com,Ambon – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Maluku Barat Daya dalam beberapa pekan ini, telah menimbulkan sejumlah persoalan di masyarakat. Selain masyarakat desa Wulur di Kecamatan Damer, kini sejumlah desa di Kecamatan Babar Timur juga merasakan dampak akibat hujan. Akses jalan dari dan menuju beberapa desa di Kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya terputus dan rumah-rumah warga di delapan desa yang ada di Kecamatan Babar Timur terendam banjir.

Camat Babar Timur, Yanny Noach yang dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (30/6) membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, curah hujan yang sangat tinggi yang melanda Kabupaten Maluku Barat Daya telah mengakibatkan banjir di Kecamatan Babar Timur, sehingga akses jalan ke beberapa desa menjadi terputus dan sejumlah rumah warga terendam banjir.

“Hingga malam ini saya sebagai Camat Babar Timur baru bisa mendatangi dan melihat langsung kondisi warga di dua desa yakni desa Kokwari dan Letwurung. Sedangkan enam desa lainnya kami belum bisa ke sana karena akses jalan terputus. Selain itu puluhan rumah juga terendam banjir namun dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, ” ungkap Noach.

Diakuinya, piha Kecamatan dan juga dan juga staf desa Kokwari maupun Letwurung telah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir ke tempat yang lebih aman seperti sekolah dan gereja.

“Mereka kita evakuasi ke sekolah dan gereja. Disitu mereka aman sambal menunggu penanganan lanjut, “ tambahnya.

Mengenai distribusi bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Babar Timur, Yani Noach mengaku saat ini belum bisa dilakukan pendistribusian bantuan, karena selain akses jalan yang terputus juga terjadi pemadaman aliran listrik menyebabkan sulitnya mendistribusikan bantuan pada malam hari.

“Besok pagi kami akan segera mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Babar Timur. Beberapa kebutuhan masyarakat seperti beras, mie instant dan minyak tanah akan kami salurkan besok pagi, ” pungkas Yani Noach.(**)

Pos terkait