Pasar Yotowawa Diharapkan Dapat Tingkatkan Taraf Hidup dan Ekonomi Masyarakat di Pulau Kisar

  • Whatsapp

87News.com,Kisar – Kerinduan masyarakat Kisar untuk memiliki pasar yang representatif dan memadai sebagai sentral perdagangan setelah kurang lebih 12 tahun, akhirnya terjawab sudah, dengan diresmikannya pasar megah tersebut pada Selasa (14/12) oleh Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach.

Pada kesempatan itu, Bupati Noach mengatakan, dengan adanya pasar Yotowawa, masyarakat pulau Kisar tidak lagi harus hilir mudik mencari kebutuhan sehari-hari.,

“Dengan adanya pasar Yotowawa ini menunjukan bahwa nadi perekonomian di pulau Kisar denyutaannya semakin meningkat. Masyarakat tidak lagi harus hilir mudik mencari kebutuhan mereka, tetapi cukup berada pada satu areal saja dan ini sangat memudahkan pembeli dan penjual dalam berinteraksi, ” papar Bupati Noach.

Ditambahkannya, pembangunan dan keberadaan pasar Yotowawa yang baru diresmikan ini, sejalan dengan tujuan pembangunan pemerintah kabupaten Maluku Barat Daya di bidang ekonomi, yakni menghadirkan pelayanan pasar yang representatif dan modern, guna memacu peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat.

“12 tahun pasar Yotowawa ini luput dari perhatian Pemda MBD. Aktivitas perdagangan di Kisar tinggi, untuk itu dibutuhkan suatu pasar yang modern untuk menunjang perkembangan perdagangan di Kisar, ” jelas Bupati Noach.

Pada bagian lain sambutannya, bupati Noach menambahkan, Tujuan pasar Yotowawa yang baru ini guna memacu perkembangan ekonomi khususnya aktivitas jual beli.

“Oleh karena itu sebagai bupati saya berharap pasar Yotowawa ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik. Ciptakanlah suasana jual beli yang harmonis antara pedagang dan pembeli demi terwujudnya peningkatan taraf hidup masyarakat yang nantinya akan bermuara pada peningkatan ekonomi kabupaten Maluku Barat Daya, ” tegas Bupati Noach.

Sementara itu, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Maluku Barat Daya, Jacky Untajana dalam laporannya saat Pengresmian pasar Yotowawa tersebut mengungkapkan, pasar Yotowawa ini dibangun dengan sumber dana APBD MBD tahun 2020 sebesar Rp.7.859.175.700. Konsep revitalisasi pasar Yotowawa bergaya arsitektur tradisional modern, dengan luas lahan seluas 884,8 meter persegi. Dengan jumlah kios sebanyak 34 dan lapak atau los sebanyak 34.

Proyek tahap I pembangunan pasar Yotowawa selesai pada pertengahan bulan Juni tahun 2021. Dan selanjutnya dilakukan tender untuk proyek revitalisasi tahap ll. yang pengerjaannya pada bulan Agustus.

pengerjaan pembangunan proyek pasar Yotowawa tahap ll meliputi pemasangan keramik, pemasangan batu alam, pemasangan plafon, instalasi listrik dan pembersihan, yang menelan anggaran sebesar Rp. 1,9 mliyar.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *