Maysarakat Ambon Galau, Sayuran Segar Terdeteksi Residu Pestisida

  • Whatsapp

87NEWS.com,Ambon – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Habiba Saimima melalui siaran persnya yang diterima redaksi 87news.com menyebutkan, sejumlah sayuran segar di Kota Ambon positif terdeteksi residu pestisida.

Hal ini sesuai hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, terhadap sampel pangan segar asal tumbuhan (PSAT) berupa sayur-sayuran pada beberapa petani di Kota Ambon.

Pada uji laboratorium itu sejumlah sayuran segar itu terdeteksi residu pestisida namun masih dibawah ambang batas.

“Hasil uji laboratorium terhadap sampel pangan segar asal tumbuhan (sayur-sayuran) pada beberapa petani di Kota Ambon yang terdeteksi residu pestisida golongan Peritroit dengan bahan aktif parethrin pada sayuran kangkung, terong hijau dan terong ungu serta bakteri e-coli pada sayuran sawi hijau dan selada, masih dibawah ambang batas, “ujarnya.

Dijelaskannya, berdasarkan SNI 7313 : 2008, batas maksimum residunya 0,1 mg/kg untuk terong, sementara hasil uji lab (untuk terong) adalah 0,0058 mg/kg, juga untuk kangkung.

“Hal ini menunjukan bahwa kandungan residu pestisida tersebut masih di bawah ambang batas residu (BMR) sehingga dapat dinyatakan aman untuk dikonsumsi, “terangnya.

Namun demikian instansi yang berwenang/terkait harus terus melakukan pembinaan kepada para petani sayuran ini, agar menggunakan pestisida ramah lingkungan supaya masyarakat terlindungu dari bahaya residu pestisida kimia yang menimbulkan berbagai penyakit degeneratif.

Dilanjutkannya, terdeteksinya bakteri e-coli juga masih dibawah ambang batas dan masih dikatakan aman.

Habiba menambahkan, bakteri e–coli ini disebabkan oleh penggunaan pupuk kandang yang belum matang maupun penggunaan air y ang kurang bersih dalam proses produksi.

“Bakteri dapat dimatikan dengan pencucian sayuran secara benar dan bersih, pada air mengalir dan dimasak pada suhu yang sesuai sehingga bakteri tersebut akan mati, “pungkas Habiba.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *