Masyarakat Tanimbar di Moa Satukan Hati Pilih Pasangan NOMOR 2 BENYAMIN – ARI

  • Whatsapp

87News.com,Tiakur – Berbagai dukungan masyarakat terus mengalir kepada pasangan NOMOR 2 BENYAMIN – ARI menjelang perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya, 9 Desember 2020 mendatang. Salah satunya dukungan datang dari masyarakat Tanimbar yang ada di pulau Moa.

Komitmen masyarakat Tanimbar untuk memilih dan mendukung Benyamin Noach selaku Bupati MBD ini bukan hanya ucapan dimulut saja. Pasalnya masyarakat Tanimbar yang ada di pulau Moa telah menyatukan tekad untuk memilih dan mendukung pasangan NOMOR 2 BENYAMIN – ARI dengan melakukan ritual adat siram sopi, yang digelar pada Jumat (4/5), yang dipimpin langsung oleh sesepuh masyarakat adat Tanimbar di Pulau Moa, bapak Lelangluan.

Dalam acara adat tersebut, sesepuh masyarakat adat Tanimbar ini menyiram sopi dan selanjutnya diberikan kepada Benyamin Thomas Noach, yang adalah ipar dari masyarakat Tanimbar., karena Benyamin Thomas Noach beristrikan seorang putri asal Tanimbar yakni Relly Lobloby.

Ritual adat siram sopi yang digelar masyarakat ini dilakukan dalam bahasa Tanimbar. Ritual adat tersebut berlangsung hikmat. Setelah ritual siram sopi, perwakilan persekutuan masyarakat Tanimbar di pulau Moa menyerahkan komitmen dukungan dan pilihan mereka kepada Benyamin Thomas Noach. Selain menyerahkan komitmen tertulis, pada kesempatan tersebut masyarkat Tanimbar juga menyerahkan dokumen berupa daftar pemilih tetap (DPT) yang berisikan nama nama warga Tanimbar di Pulau Moa yang berhak untuk memilih.

Seusai menggelar ritual adat siram sopi, pada kesempatan tersebut juga digelar acara bakar batu. Acara ini sebagai bentuk rasa syukur dan suka cita serta kebersamaan antara warga Tanimbar yang ada di pulau Moa.

Bapak Lelangluan dalam sekapur sirihnya pada acara tersebut mengungkapkan, dilakukannya ritual adat ini adalah mengikat dan menegaskan dukungan masyarakat Tanimbar kepada Benyamin Noach yang adalah ipar mereka, pasa pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Selain itu juga, ritual ini bermaksud untuk mengikat persekutuan dan mempererat persaudaraan antar masyarakat Tanimbar di pulau Moa. Dan apapun yang terjadi, persekutuan ini tidak boleh tercerai berai.

“Tatanan adat Duan Lolat mengajarkan kita untuk selalu hidup dalam kebersamaan. Selain itu tatanan adat kita juga mengajarkan kita untuk menghargai dan menghormati dan menjunjung saudara perempuan kita, “tegasnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *