Kampanye Perdana Benyamin-Ari : Kami Adalah Pelayan Masyarakat

  • Whatsapp

87News.com,Tiakur – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya periode 2021-2026, Benyamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwardai Kilikily (Benyamin-Ari), Jumat (2/10) melakukan kampanye perdana pada dua lokasi, yakni di desa Kaiwatu dan desa Tounwawan, Kecamatan Moa.

Datang bersama seluruh pimpinan partai politik pengusung dan salah satu tokoh politik MBD, Simon Mose Mahury, pasangan Benyamin-Ari disambut meriah oleh warga di dua desa tersebut dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencucui tangan dan menjaga jarak.

Ketua DPC PDIP MBD, Cau Petruz sebagai jurkam pertama mengawali orasi kampanye dengan meminta warga tetap satukan hati untuk mememilih pasangan Benyamin-Ari pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
“Dari Bupati Pertama sampai sekarang ini, saya ada dalam prosesnya. Saya sangat mengenal krakter semuanya, maupun karakter calon lain yang ada sekarang ini. Kepada masyarakat MBD Saya mau mengatakan, bahwa pasangan Bemyamin-Ari adalah pilihan paling tepat untuk membangun MBD ke arah yang lebih baik, “tegas Petruz

Sementara itu, calon Wakil Bupati, Ari Kilikily dalam orasinya mengingatkan, bahwa Visi dan Misi Pasangan Calon Benyamin-Ari adalah Visi dan Misi yang berpihak kepada rakyat.
“Kami mau jadi pemimpin untuk melayani rakyat, karena sesungguhnya menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah menjadi pelayan rakyat, “pekik Ari Kilikily dengan disambut sorak sorai dan tepuk tangan masyarakat desa Kaiwatu.

Pernyataan calon Wakil Bupati di panggung kampanye ini kemudian dipertegas dengan pernyataan calon Bupati, Benyamin Thomas Noach yang dengan tegas mengatakan bahwa setelah dirinya dilantaik menjadi Bupati MBD pada 29 Mei 2019 lalu, dirinya langsung melakukan pembenahan yang sangat krusial, diantaranya dengan mencoret semua anak pejabat yang menerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten MBD.
“Saya bingung, prestasi tidak ada, miskin juga tidak tapi dapat beasiswa. Ternyata dia anak pejabat, langsung saya hentikan. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan, kalau kita sayang kepada rakyat, “jelas Oyang sapaan akrab calon Bupati MBD Benyamin Noach.

Anak miskin yang punya prestasi kita prioritaskan, supaya kedepannya mereka dapat membangun negeri ini, lanjut Noach.

“Anak saya baru menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dengan predikat cumlaude, bukan predikat beasiswa dari pemerintah kabupaten MBD, “tambah Noach yang disambut riuh tepukan tangan masyarakat Kaiwatu sambil meneriakkan yel yel pasangan Benyamin-Ari.

Dibagian akhir orasinya, Oyang Noach kembali mengingatkan warga desa Kaiwatu untuk tetap menjaga protokol kesehatan, tetap sehat dan memeilih paslon Nomor 2 Benyamin-Ari pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Sebagai jurkam terakhir, salah satu tokoh politik MBD, Mose Mahury, dihadapan peserta kampanye menguak alasannya unutk bergabung dengan pasangan Benyamin-Ari, semata karena mempunyai kesamaan misi antara dirinya dengan pasangan Nomor 2 Benyamin-Ari.

“Saya juga berproses untuk menjadi calon Bupati MBD, tapi tidak diakomodir ddengan rekoemndasi oleh partai politik. Tapi, sebagai politisi saya harus berpartisipasi dalam kontektasi pilkada ini, karena saya dengan pasangan Benyamin-Ari mempunyai kesamaan visi, yakni menjadi pelayan bagi masyarakat MBD, “terang Mose Mahury.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *