Ipar Wagub Maluku Diduga Gelapkan Aset PT. Kalwedo

  • Whatsapp

87NEWS.COM,Ambon – Kisah Bangkrutnya PT. Kalwedo sebagai pengelola KMP Marsela, ternyata begitu panjang. Selain tata kelola perusahaan yang amburadul pada jaman Lukas Tapilou dan Billy Ratuhunloy menjabat sebagai Direktur Utama PT. Kalwedo, ternyata diduga kuat ada asset milik BUMD milik Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya ini juga ikut digelapkan.

Pada 2015 lalu, pasca Benyamin Thomas Noach melepaskan jabatannya selaku Direktur Utama PT. Kalwedo karena terpilih sebagai Wakil Bupati MBD mendampingi Barnabas Nathaniel Orno sebagai Bupati terpilih, maka Bupati selaku pemegang saham pengendali pada PT. Kalwedo, menunjuk dan mengangkat Lukas Tapilou yang adalah ipar kandung bupati Barnabas Orno sebagai Direktur PT. Kalwedo.

Seiring berjalannya waktu, Lukas Tapilou selaku direktur PT. Kalwedo diketahui membeli satu unit mobil Avanza berwarna merah dan tiga unit sepeda motor. Pembelian kendaraan bermotor dengan menggunakan uang milik perusahaan tersebut menurut Tapilou, bertujuan guna mendukung operasional PT. Kalwedo.

Namun diduga ada niat busuk dibalik pembelian satu unit mobil dan tiga unit sepeda motor dengan menggunakan uang milik PT. Kalwedo itu. Ironisnya, kendaraan bermotor tersebut oleh tidak dicatat sebagai asset milik perusahaan oleh Lukas Tapilou. Bahkan hingga kini ipar Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno itu masih menguasai kendaraan kendaraan bermotor tersebut.

“Dari dokumen perusahaan yang diperoleh, satu unit mobil Avanza warna merah dan tiga unit sepeda motor tersebut tidak pernah dimasukan sebagai asset milik PT. Kalwedo. Padahal kendaraan kendaraan tersebut dibeli dengan menggunakan dana milik PT. Kalwedo, “jelas sumber kami di PT. Kalwedo

Selain itu di saat Lukas Tapilou menjabat selaku Direktur Utama PT. Kalwedo, perusahaan yang sahamnya dipegang oleh Pemerintah Kabupaten MBD dan ayah dari Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno itu, Tapilou tidak pernah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham. Bahkan tidak pernah ada laporan pertanggung jawaban keuangan guna mengetahui sisa saldo milik PT. Kalwedo.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *