Edan!!! Nenek 85 Tahun “Jadi Sasaran Tembak” Ampy

  • Whatsapp

87News.com,Ambon – Edan!!!…memang dunia sudah edan!!! Betapa tidak, nenek 85 tahun masih juga menjadi sasaran kebejatan soerang pemuda 34 tahun di desa Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Perbuatan bejat pemuda tersebut, Abraham Aponno alias Ampy, terungkap dalam sidang kasus dugaan pemerkosaan yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon Senin (27/1).

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum pada perkara ini menyebutkan, pada tanggal 25 April 2019, sekitar pukul 00.30 WIT terdakwa Abraham Aponno alias Ampi diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korban YL (85) tahun di kamar korban.

Dikatakan, saat kejadian tersebut korban sedang tidur di kamar tidur korban dirumahnya. Saat tidur itu korban merasa ada yang menarik celana pendeknya dan juga celana dalam. Dan sejurus kemudian korban merasa tubuhnya ditindih oleh seseorang. Mendapati kenyataan tersebut korban meronta dan berteriak. Namun saat itu juga terdakwa menutup wajah korban dengan menggunakan bantal dan mengatakan, “tado-tado saja jang orang dengar”. Korban terus meronta dan mencoba melepaskan diri. Namun terdakwa mencekik leher korban dan memperkosa korban. Namun korban sempat menarik bahu dan rambut terdakwa, sehingga korban sempat melihat wajah korban. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, terdakwa lantas meninggalkan korban.

Diakui nenek YL, selain sempat melihat wajah terdakwa, beberapa waktu sebelum peristiwa naas tersebut terdakwa juga sempat memegang kemaluan korban. Akibat perbuatan terdakwa Ampy hingga kini korban nenek YL masih merasa trauma dan ketakutan.

Berdasarkan visium et repertum yang ditanda tangani dokter Novita. V. Nikujulluw, dokter pada Rumah sakit umum Saparua dengan kesimpulan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya luka sobek pada arah jam 3 dan jam 9 pada kemaluan korban. Luka ini disebabkan sentuhan benda tumpul. Atas perbuatan terdakwa itu, jaksa penuntut umum menjerat terdakwa dengan pasal tunggal yakni melanggar pasal 285 KUHPidana.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *