Bupati Noach : Petani Kita Ujung Tombak Ekonomi Dimasa Pandemi Covid 19

  • Whatsapp

87News.com,Tiakur – Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September. Pada tahun ini Hari Tani Nasional mengambil tema “Pertanian Andalan Ekonomi Saat Pandemi Covid 19”

Hari Tani Nasional sendiri merupakan bentuk peringatan untuk mengenang sejarah para petani serta membebaskannya dari penderitaan.

Dikutip dari situs resmi Serikat Petani Indonesia (SPI), ditetapkannya tanggal 24 September sebagai Hari Tani Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Kepres RI) No. 169 tahun 1963.

Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan tanggal di mana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960) disahkan.

UUPA 1960 merupakan spirit dan menjadi dasar dalam upaya perombak struktur agraria Indonesia yang timpang dan sarat akan kepentingan sebagian golongan akibat warisan kolonialisme di masa lalu.

Di kabupaten Maluku Barat Daya, peringatan Hari Tani Nasional dipusatkan di desa Luheli, Kecamatan Leti, Kabupaten MBD.

Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, dalam sambutannya mengatakan, pada saat ini petani merupakan ujung tombak perekonomian di kabupaten Maluku Barat Daya. Karena sejak dahulu petani di kabupaten MBD telah bertani melawan kerasnya alam, namun situasi ini tidak menyurutkan semangat bertani masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada petani di MBD, karena walau dengan struktur alam yang begitu keras, namun dari jaman dulu semangat bertani masyarakat MBD tidak pernah surut. Bahkan disaat pandemi covid 19, sektor pertanian tetap menjadi andalan di.Kabupaten MBD, “ungkap Bupati Noach.

Ditambahkannya, karena pertanian menjadi salah satu sektor andalan di MBD, maka sudah seharusnya sektor ini dikembangkan.

“Kedepannya, pemerintah kabupaten MBD akan membantu petani di Kabupaten MBD ini dengan menyediakan peralatan mekanik guna membantu pekerjaan petani di MBD, “lanjut Noach.

Bupati Noach juga mengajak seluruh petani di MBD untuk mengembangkan komoditi asli daerah.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten MBD, Yosua D. D. Phillippus dalam laporannya menjelaskan, perkembangan sektor pertanian di Kabupaten MBD menunjukan trend positif.

“Seiring dengan perkembangan sektor pertanian secara nasional yang mengalami peningkatan. Begitu pula dengan perkembangan sektor pertanian di kabupaten MBD. juga mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, “jelas Phillippus.

Ditambahkannya, Dinas Pertanian Kabupaten MBD juga akan mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam sektor pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi yang berdampak pada peningkatkan taraf hidup para petani itu sendiri.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *