Bupati Noach : Kemaslompa Ajar Masyarakat Manfaatkan Sampah

oleh -452 Dilihat
oleh

87News.com,Tiakur – Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, Rabu (2/11) kemarin membuka pelatihan Kelompok Masyarakat Pengolah Sampah (Kemaslompa), yang berlangsung di halaman gedung gereja Thofani, Tiakur. Program ini merupakan syarat peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXV Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Tahun 2022.

Pelatihan Kemaslompa dimaksudkan untuk melatih kelompok masyarakat dalam memanfaatkan samapah berupa limbah kantor, tempurung kelapa dan botol minuman kemasan plastic untuk diolah menjadi produk daur ulang yang bernilai ekonomis. Bertujuan sehingga terbentuknya UMKM atau Home Industry berbasis sampah guna peningkatan pendapatan masyarakat.

Kegiatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten MBD, Dalma Eoh, sebagai reformer dari peserta PKN Tingkat II, Angkatan XXV BPSDM Provinsi Maluku dengan judul Proyek Perubahan (Proper) : Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Kelompol Masyarakat Pengolah Sampah (Silapas Kemaslompa) di Kabupaten MBD.

Dalma mengatakan, saat ini ada pada jadwal off kampus II. Agendanya pelaksanaan implementasi Proper Silapas Kemaslompa jangka pendek dimana telah dilaksanakan 5 tahapan yaitu, pembentukan tim efektof OPD, pelaksanaan Focus Group Discussion Group (FGD), sosialisasi pembentukan Kemaslompa dan pembentukan kemaslompa. Saat ini pada tahapan 6 yakni pelatihan Kemaslompa.

Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach dalam kesempatan itu mengatakan, sampah telah menjadi persoalan utama dimana-mana, bukan saja di Kabupaten MBD. Sampah ada yang dapat diurai mikroba akan kembali kealam dan tidak dapat diurai oleh mikroba seperti plastik akan sulit dan menjadi masalah.

Minimal sampah dapat diolah sehingga menjadi berkurang dan dapat bermanfaat bagi kelangsungan hidup masyarakat di Kabupaten MBD. Semoga dengan upaya yang terus dilakukan mudah-mudahan masyarakat dapat mencintai produk-produk olahan sampah. Harapannya adalah sampah ini bukan menjijikan dan harus dibuang begitu saja, tetapi sampah dapat dikelola.

“Saya sangat bahagia dan bersyukur karena kita dalam kemasan Proper Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Barat Daya melakukan pelatihan. Sebab apapun kalau tidak ada kesadaran maka akan sia-sia. Mesin secanggih apapun kita datangkan disini tetapi kesadaran masyarakat tidak ada untuk mengolah sampah, maka jadi sia-sia,” pungkas Bupati Noach.(**)

banner 336x280="280"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.