Berada di Zona Kuning, Masyarakat Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

87News.com,Ambon – Berdasarkan data Covid 19 terbaru, tanggal 16 Mei 2021, skor kota Ambon berada di angka 2.50 atau meningkat meningkat 0,33 point, dan telah berada pada zona kuning atau resiko rendah penyebaran Covid-19 pada kabupaten/kota di Maluku. Pernyataan ini disampaikan jlangsung oleh juru bicara Satgas Penanggulangan Covid 19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, di Balai Kota Ambon, Selasa (18/5).

Adrianz menjelaskan, skor adalah nilai hasil kajian peta tingkat resiko pandemi covid19 sesuai evaluasi satgas nasional, menunjukan upaya Pemerintah Kota Ambon bersama stakeholder dan ditunjang partisipasi masyarakat dalam menekan penyebaran virus pada saat cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1422 Hijriah lalu cukup berhasil.

Selain himbauan kepada masyarakat, Satgas Penanggulangan Covid 19 Kota Ambon bersama TNI/Polri juga menggelar posko pemantauan di pusat – pusat perbelanjaan untuk antisipasi kenaikan jumlah pengunjung.

“Dua hari sebelum Idul Fitri, Walikota, Wakil Walikota, dan Sekretaris Kota, beserta Kapolresta Pulau Ambon dan PP.Lease serta Dandim 1504,melakukan pemantauan di pusat – pusat perbelanjaan, sambil mengingatkan pengelola dan pengunjung agar selalu menerapkan protokol kesehatan,”tandasnya.

Dalam upaya membatasi pergerakan orang yang masuk atau keluar Ambon, Pemkot juga menerapkan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), yang diberlakukan mulai 5 Mei hingga berakhir 17 Mei 2021 kemarin. Dan selama pemberlakuan SIKM, surat masuk yang disetujui sebanyak 281 dan ditolak 155, sedangkan surat keluar yang disetujui 930 dan ditolak 153,”rincinya.

Walau berada di zona kuning, Adrianz berharap masyarakat tidak lengah dalam mentaati protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencucui tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta tidak ragu memeriksakan kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit bila mengalami gejala sakit.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *