Akibat Gempa Ambon, 3 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Penduduk Hancur

  • Whatsapp

87NEWS.com,Ambon – Gempa yang menggumcang koya Ambon pagi tadi, telah menimbulkan banyak kerusakan.

Informasi yang dihimpun 87NEWS.com menyebutkan, belasan rumah penduduk di desa Haruku, Maluku Tengah roboh dan rata dengan tanah. Begitupun yang terjadi di desa Oma. Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan berat.

Kerusakan yang ditimbulkan gempa berkekuatan 6,8 SR tersebut juga terjadi di desa Tulehu dan Liang, di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah. Dilaporkan puluhan rumah penduduk mengalami rusak berat. Warga saat ini mengungsi di lokasi dataran tinggi.

Kerusakan akibat gempa juga terjadi pada jembatan merah putih. Namun oleh pihak pengelola menyebutkan, kerusakan yang terjadi hanyalah berupa keretakan yang sambungan antar jembatan, dan tidak berpengaruh pada struktur jembatan merah putih tetap aman. Pengelola dan pemeliharaan JMP meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait hal tersebut.

Sementara itu, gempa Ambon hari ini juga mengakibatkan bangunan rektorat kampus IAIN Ambon, runtuh. Akibat peristiwa ini, dua orang pegawai kampus itu mengalami luka dan 1 orang meninggal dunia, atas nama Narti Rota, analis kepegawaian di IAIN Ambon.

Korban jiwa akibat gemba ini juga terdapat di kawasan Lembah Agro, desa Passo. Joe Gabriel Nanlohy bayi berisia 1,1 tahun. Bayi malang ini meninggal akibat tertimbun reruntuhan rumahnya.

Korban meninggal lainnya Matheis Frans, dilaporkan meninggal dunia saat menambang pasir di desa Nania.

Hingga kini, sudah 58 kali terjadi gempa susulan dalam skala kecil. Ribuan warga Kota Ambon memilih mengungsi ke daerah pegunungan, karena khawatir terjadinya gempa susulan dan tsunami.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *