9 Pejabat Publik Dan 11 NaKes Di MBD Terima Suntikan Vaksin Sinovac Tahap Pertama

  • Whatsapp

87News.com,Tiakur – Sebanyak 10 orang pejabat publik di lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dan 11 orang tenaga kesehatan, hari ini Jumat (29/1) telah menerima suntikan vaksin Sinovac tahap pertama.

Sembilan pejabat publik penerima vaksin perdana adalah Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten MBD, Kepala Bappeda, Kadis Perhubungan, Plt. Kepala BPBD, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kasat Bimas Polres MBD, Anggota Kodim 1511/Pulau Moa, Camat Pulau Moa, Putri Pariwisata Kab. MBD yang mewakili unsur milenial, serta 11 tenaga kesehatan yang ada di Wilayah Pulau Moa.

Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya menjadi orang pertama yang melakukan vaksinasi dan kemudian diikuti oleh 8 Pejabat publik lainnya.Berdasarkan observasi terhadap penerima selama 30 menit setelah dilakukan vaksinasi, semua penerima vaksin di hari ini tidak mengalami efek samping akibat vaksinasi tersebut.

Bupati  Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach mengatakan, pandemi covid-19 sudah sangat mempengaruhi segala segi kehidupan, sehingga jalan untuk mencegah penyebaran virus tersebut adalah dengan vaksinasi, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhdap virus.

“Data kasus Covid-19 di Indonesia per hari ini sudah mencapai 1 juta lebih kasus, dan untuk Kabupaten MBD dari tahun 2020 sampai hari ini adalah 98 kasus. Dengan rincian kasus sembuh 92 orang, meninggal 2 orang dan masih dalam perawatan sebanyak 4 kasus, “jelas Noach.

Dari data ini, penyebaran covid-19 di Kabupaten MBD masih tinggi. Olehnya itu Bupati MBD, Benyamin Noach mengajak semua masyarakat  MBD untuk dapat mendukung segala proses dan pentahapan yang dilaksanakan hari ini serta hari-hari berikutnya, dan juga berharap masyarakat untuk membangun keyakinan, agar program ini dapat berjalan dengan baik disertai harapan vaksin ini menjadi cikal bakal untuk keluar dari masalah Covid-19.

“Setiap calon penerima vaksin, harus memeriksakan kondisi kesehatannya, agar nantinya pada saat pemberian vaksin tidak menimbulkan masalah, sehingga dapat menimbulkan penurunanan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, “tambah Noach.

Bupati Noach berharap kepada penerima vaksin tapa pertama ini agar dapat menjadi duta sekaligus dapat mensosialisasikan tentang vaksin Sinovac dan kepada masyarakat. Sedang kepada seluruh ASN di lingkup pemerintah Kabupaten MBD, akan dilakukan rapid test yang bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan perkantoran.

Sementara itu, pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten MBD, Dony Lyora mengatakan, setelah melakukan penyuntikan perdana vaksin Sinovac di Kota Tiakur, Dinas Kesehatan Kabupaten MBD Senin (1/2) besok , akan mendistribusikan vaksin tersebut pada dua puskesmas yang ada di Pulau Moa dan beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten tersebut.

“Nantinya pada Selasa (2/2) vaksin Sinovac ini akan kami distribusikan ke Puskesmas Serwaru di pulau Letti dan Puskesmas Sera yang ada di pulau Lakor, ” beber Loyra.

Sedangkan untuk kecamatan lainnya Loyra mengakui belum dapat mendistribusikan vaksin vaksin tersebut. Hal ini disebabkan kondisi laut yang kurang baik, sehingga  berdampak pada minimnya sarana angkutan dari dan ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Memang selama ini kendala besar yang dihadapi kami adalah faktor cuaca. Untuk itu selama vaksin-vaksin tersebut belum bisa distribusikan ke beberapa kecamatan lain karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat, maka vaksin-vaksin tersebut akan kami simpan di instalasi farmasi Dinas Kesehatan Maluku Barat Daya Yang ada di Tiakur, ” pungkas Loyra.

Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach belum dapat menerima penyuntukan vaksin Sinovak tahap pertama ini, dikarenakan tingginya kolesterol dan juga Bupati Noach juga sementara menjalani program kesehatan jantung.

“Nanti setelah selesai mengikuti program kesehatan jantung baru saya menerima suntikan vaksin, “tandas Noach.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *