3 Koper Dokumen Disita KPK Dari Kediaman 3 Kepala Dinas

87News.com,Ambon – Pasca penggeledahan dan penyitaan oleh penyidik KPK, sejumlah kantor dinas di lingkup Pemerintah Kota Ambon langsung menjadi target penggeledahan.

Tak hanya kantor dinas, kediaman kepala dinas pun didatangi tim KPK.

Pada Rabu (18/5) malam, tim KPK mendatangi kediaman kepala dinas PTSP, Fernanda Louhenapessy, di kawasan Amahusu, kota Ambon.

Informasi yang dihimpun delapan7news.com dari sekitat kediaman Feenanda , tim KPK mendatangi kediaman Fernanda sekitar pukul 20.25 WIT. Disini tim bekerja cukup lama. Empat personil brimob bersenjata lengkap melarang warga untuk mendekati rumah Fernanda.

Tim KPK baru meninggalkan kediaman Kadis PTSP Kota Ambon, Fernanda Louhenapessy sekitar pukul 01.00 WIT dinihari.

Selain kediaman Kadis PTSP, Fernanda Louhenapessy, tim KPK hari ini, Jumat (20/5) pagi melakukan penggeledahan di kediaman kepala dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, Kudamati Atas.

Di kediaman Melianus, tim yang bekerja sekitar 2 jam juga menyita sejumlah dokumen dan barang bukti lain yang megarah kepada tersangka suap dan gratifikasi yang kini menjadi tahanan KPK, Richard Louhenapessy.

Masih pada hari ini, tim KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman mantan kadis PUPR yang saat ini menjabat kepala Bapeda kota Ambon, Enrico Matitaputty, di kawasan Halong atas.

Tim KPK mendatangi kediaman Rico pukul 14.30 WIT. Di kediaman Rico tim bekerja juga tidak terlalu lama. Sekitar pukul 16.25 WIT tim KPK meninggalkan kediaman Rico dengan mengamankan sejumlah dokumen.

Selain melakukan penggeledahan dan penyitaan, tim penyidik KPK juga memintai keterangan di Mako Brimob, Polda Maluku, dari sejumlah pihak baik swasta maupun pemerintah terkait kasus yang menjerat Walikota Ambon, Richard Lohenapessy.

Mereka yang dipanggil untuk dimintai keterangan, yakni : Nandang Wibowo, (Staf PT Midi Utama Indonesia 2011-2014), Jermias Fredrik Tuhumena (Pokja ULP 2013 – 2016 / Pokja Pengadaan Barang dan Jasa 2017 – 2020), Nunky Yullien Likumahwa (Sekretaris Walikota sejak tahun 2011 dan Bendahara Pengeluaran Operasional Walikota, sejak tahun 2017 hingga sekarang), Anthony Liando (Direktur CV. Angin Timur), Julien Astrit Tuahatu alias Lien, alias Uni (Direktur CV. Kasih Karunia, 1998 sampai sekarang), Julian Kurniawan (Direktur PT. Kristal Kurnia Jaya tahun 2006 sampai dengan hari ini), Meiske De Fretes (Direktur CV. Rotary), Nessy Thomas Lewa (Direktris CV. Lidio Pratama), Ferdinanda Johanna Louhenapessy (Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu -DPMPTSP – Kota Ambon tahun 2017 sampai 2023), Sirjohn Slarmanat (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon tahun 2021 – sekarang), Fahmi Sallatalohy (mantan Kepala Dinas Pendidikan), Robert Sapulette (Kepala Dinas Perhubungan), Demianus Paais (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD – Kota Ambon), Wendy Pelupessy (Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon), Gustaaf Dominggus Sauhatua Nendissa (Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon), Lucia Izaak (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan tahun 2012 – Mei 2021), Neil Edwin Jan Pattikawa (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon 2019 – 2020), Richard Luhukay (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga), Melianus Latuihamallo (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – PUPR – Kota Ambon).(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.